Senin, 08 Agustus 2011

GAGAL ITU INDAH, KAWAN !!

Kesedihan, kekecewaan, frustasi dan kemalangan adalah kata-kata yang bersinonim kegagalan. Berbagai bentuk kegagalan memenuhi sudut-sudut kehidupan. Gagal dalam berkarir, studi, gagal dalam membangun keluarga yang bahagia, gagal dalam berbagai pertandingan, de el el, semuanya seakan akrab dengan kehidupan manusia.

Karena Allah maha mengetahui yang terbaik bagi hambanya… ketika Allah menakdirkan sebuah kegagalan bagi hambanya pasti ada sebuah alasan disana. Selalu ada hikmah indah dari setiap kegagalan karena Allah menciptakan segala sesuatunya tidak pernah sia-sia. Tinggal bagaimana kita menyingkapi arti dari sebuah kegagalan yang kita hadapi.

Namun, apakah kegagalan itu merupakan hal  buruk? Tentu tidak!! Kegagalan bukanlah hal yang buruk, yang terburuk adalah mereka yang tidak pernah mencobanya sama sekali atau yang berhenti berjuang dan mudah putus asa. Dari sebuah kegagalan kita bisa belajar. Dari kegagalan kita bisa mencari hikmah positifnya. Dari kegagalan kita bisa memperbaiki segala kekurangan kita. Dari kegagalan kita bisa menjadi lebih baik. Dan jika dimaknai secara positif, kegagalan adalah sebuah anugerah dan cambuk menuju kerja yang lebih termotivasi.

Membaca kisah nama-nama besar, yaitu mereka yang meraih suatu kesuksesan, kita tidak akan menemukan bahwa kesuksesan mereka adalah pemberian atau hanya karena kebetulan, melainkan kita akan menemukan serentetan perjuangan hidup-mati. Mereka mengalami terlebih dahulu kegagalan, berbagai ejekan, hinaan, dan berbagai sandungan lain hingga mereka mencapai suatu kesuksesan besar. Tidak ada kesuksesan yang gratis semuanya harus ditebus dengan perjuangan dan kerja keras.

Tetapi manusia kadang aneh, ketika mendapat kesuksesan dan kejayaan, mereka ingin semua orang mengetahuinya. Tapi manakala kegagalan menghampirinya, tak  jarang mereka mencari kambing hitam, menyalahkan keadaan dan nasib. Bahkan tak jarang masalah itu dibawa ke rumah hingga keluarga pun menjadi ajang pelampiasan.

Oleh karena itu, cara mengatasi kekecewaan dari suatu kegagalan, pandanglah diri sendiri, apakah mempunyai kelemahan yang tidak terlihat sebelumnya. Mengingat begitu banyak yang terbiasa memandang kehebatan dirinya sendiri sehingga lalai melihat kelemahan yang dimilikinya.

Elbert Hubbard mengatakan: “ Orang gagal adalah orang melakukan  suatu kesalahan tetapi tidak mengambil hikmah dari pengalaman tersebut”.

Dr. David J. Schwartz  dalam artikelnya Bagaimana Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan:: “katakan pada diri sendiri “PASTI ADA JALAN”. Semua pikiran bersifat magnetis  ketika kita mengatakan “SAYA KALAH”, maka pikiran negatif  menyerbu ikut meyakinkan bahwa kita memang sudah kalah. 

Sekali lagi, nikmatilah kegagalan dan belajarlah darinya, sebagaimana anda menikmati kesuksesan dan belajar terus untuk mengembangkan sayap kesuksesan anda. Kegagalan akan dirasa indah, jika kita melewatinya dengan keyakinan bahwa akan muncul sebuah kesuksesan setelahnya.

Kegagalan itu indah, asalkan kita menganggapnya sebagai tahap ujian yang akan melejitkan potensi dan keterampilan kita dalam menghadapi serta mengelola masalah dengan baik. Kegagalan akan ikut mendewasakan cara pandang, sikap, bahkan cita-cita kita dalam mengarungi gelombang hidup yang tak selamanya tenang dan mulus.

Ingat ! Tidak ada jalan pintas untuk meraih kesuksesan, berusahalah untuk mendapatkannya tidak hanya sekedar mengharapkannya.

0 komentar

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.